Selain di Kabupaten Samosir, Toba Samosir, dan Humbang Hasundutan, Koran Toba juga telah dijual di kios koran di Pematangsiantar dan Parapat. Berlangganan, SMS ke bagian pemasaran 08116111785

Festival Danau Toba 2013

Dulu namanya Pesta Danau Toba, sekarang menjadi Festival Danau Toba. Akan dilaksanakan secara akbar pada 19 Juni hingga 13 Juli 2013 dengan tema "Arga do Bona ni Pinasa". Menurut Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon, M.M, kata "festival" memang lebih tepat daripada kata "pesta". Karena dalam kegiatan itu kebanyakan diisi dengan acara-acara lomba, seperti lomba renang, lomba solu, tinju, dan berbagai jenis olahraga serta budaya.

Meskipun Kabupaten Samosir yang menjadi tuan rumah dalam acara Festival Danau Toba nanti, namun acara juga dilakukan di beberapa kabupaten lain di kawasan Danau Toba. Waktu pelaksanaan Festival Danau Toba sudah pasti yaitu 29 Juni acara pembukaan, dan ditutup pada 13 Juli.

Pembukaan di Objek Wisata Batu Hoda, Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Selain itu acara pembukaan juga digelar di Open Stage Tuktuk dan Open Stage Pangururan. Acara juga dilakukan di Pasir Putih Parbaba dan Pantai Pangururan tempat dilaksanakannya olahraga air.

Dan sebelum hari "H" sudah ada juga lomba yang dilaksanakan misalnya lomba lagu Batak yang digelar di Jakarta, selambat-lambatnya bulan Maret. Tapi acara final lomba lagu Batak itu akan digelar di Samosir. Ditangani langsung oleh Toba Dream dibawah pimpinan musisi Vicky Sianipar, sedangkan panitia hanya menyediakan hadiah sebesar Rp100 juta. Pesertanya tidak harus orang Batak, siapa saja bisa, termasuk dari luar negeri.

Menghadapi acara akbar ini akan diadakan pembinaan dan penyuluhan terhadap semua pemilik dan manajer hotel yang ada di kawasan Danau Toba. Yang akan disampaikan adalah bagaimana persiapan hotel dan restoran sebelum Festival Danau Toba 2013.

Diperkirakan hotel tidak mampu menampung ramainya pengunjung selama Festival Danau Toba berlangsung. Maka panitia juga menyediakan home stay. Panitia akan melakukan pendataan beberapa rumah penduduk di tempat-tempat tertentu yang bersedia disewakan pada pengunjung. Setelah itu diimbau adar dilakukan penataan sekitar lingkungan rumah.

Selain home stay juga disediakan camp di beberapa tempat yang tidak ada rumah penduduk untuk disewakan. Camp dimaksud akan bervariasi, mulai dari yang sederhana hingga yang memiliki fasilitas lux setingkat hotel bintang tiga. Tentunya pengusaha tenda akan berkoordinasi dengan pemilik lahan mengenai pembagian hasil.

Kebutuhan Home Stay dan Camp sangat menunjang pada penghasilan warga selama Festival Danau Toba berlangsung, khususnya di kawasan yang tidak ada hotel. Kesediaan makanan di lokasi camp dan home stay juga jadi perhatian panitia. Direncanakan ada kelompok yang dibimbing oleh panitia untuk menjual makanan di tiap tempat yang ada home stay dan camp.

Dalam acara Festival Danau Toba nanti juga akan hadir kru film Mutiara dari Toba. Mereka sekaligus menjual kaset dengan harga Rp 25 ribu per keping. Kru film yang distradarai oleh Amirullah Harahap dan produser, William Atapary dengan pemeran, Anggie Rahma Ulfha. Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir adalah adalah salah satu lokasi suting mereka.

Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Samosir ikut serta menjadi panitia lokal.

Padatnya kendaraan pengunjung pada hari "H" yang akan menimbulkan kemacetan di Samosir, Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon, MM mengatakan, pengunjung dari luar Samosir yang hanya untuk menjalani situs-situs dan menonton acara pembukaan Festival Danau Toba akan lebih baik tidak membawa kendaraan menyeberang ke Samosir. Dengan banyaknya kendaraan yang akan memasuki Kabupaten Samosir selama Festival Danau Toba sehingga diperkirakan akan terjadi kelangkaan bahan bakar di Samosir. Sebab SPBU hanya ada satu di Kabupaten Samosir yaitu di Pangururan. Sehingga kendaran yang masuk ke Kabupaten Samosir sebaiknya terlebih dahulu mengisi penuh tangki bensin mobilnya untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan BBM di Samosir.

Kalau selama pukul ini 17.00, bus angkutan umum sudah tidak beroperasi lagi di Samosir, tapi selama acara Festival Danau Toba panitia akan mengorganisasi angkutan lokal. Panitia harus menyediakan angkutan yang terjamin dari setiap lokasi kegiatan. Hal ini dikatakan Bupati Samosir kepada panitia saat mengadakan rapat di kantor Bupati. [www.korantoba.com]

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar pembaca bukan tanggung jawab redaksi Koran Toba. Tulislah komentar yang terkait dengan isi berita dan berbahasa santun.

Jika ada berita di situs ini yang tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik atau Pedoman Pemberitaan Media Siber, silakan sampaikan ke Dewan Pers (www.dewanpers.or.id/page/pengaduan/formulir/).

PERHATIAN: adakalanya berita yang terbit di situs KoranToba.com hanya berupa ringkasan/kutipan dari Koran Toba edisi cetak. Jadi, sebaiknya anda lebih dulu membaca berita versi cetak secara lengkap.